Categories
Hiburan

Video Detik-detik Konser Gaspoll Satu Putaran Prabowo-Gibran di Surabaya Dihentikan Bawaslu

SURABAYA  – Konser bertajuk Gaspoll Satu Putaran Prabowo-Gibran digelar pada Sabtu, 3 Februari 2024 di JX International Surabaya, Jawa Timur. Namun, ia diminta mengakhiri konser bersama Dewa 19, Marcelo Tahitoe, Triad, dan Dul Jaelani.

Video berisi momen konser diminta dihentikan penyebarannya di media sosial, salah satunya diunggah ke TikTok oleh saya, @anastasyaap26. Di sana Anda akan melihat Ketua Bawaslu Surabaya Novli Bernado Thyssen naik ke panggung dan memberikan panggilan untuk mengakhiri konser.

Atas nama pemerintah dan atas nama undang-undang, kami meminta tindakan tersebut kepada panitia pengelola untuk menghentikan kegiatan konser malam ini, kata Novli Bernado Thyssen dalam video yang dikutip petbody.us, Minggu 4 Februari 2024. .

“Tidak ada konflik. Semua pihak sebagai warga negara yang baik harus mematuhi peraturan perundang-undangan terkait,” imbuhnya.

Saat konser berakhir, terdengar teriakan penonton tak ingin konser berakhir. Video tersebut juga memperlihatkan banyak penonton yang datang ke tempat konser untuk menyaksikan pertunjukan musik tersebut.

Saat dikonfirmasi, Novli membenarkan pihaknya menghentikan konser Gaspoll Satu Putaran Prabowo-Gibran. Pasalnya, Sabtu 3 Februari 2024 bukan jadwal kampanye pasangan calon Presiden-Cawapres 02 di Surabaya.

“Tidak ada rencana kampanye atau acara besar,” kata Novli saat dihubungi petbody.us.

Novli menjelaskan, Bawaslu Surabaya telah mengirimkan surat permintaan kepada panitia untuk menghentikan kegiatan konser tersebut. Konser tersebut disinyalir menjadi aroma promosi, padahal hari itu merupakan rangkaian acara pasangan calon presiden-Cawaprws 01, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, di Surabaya.

Namun permintaan tersebut diabaikan dan konser tetap dilanjutkan. Novli akhirnya naik panggung. “Kami sudah meminta panitia menghentikan konser tersebut,” ujarnya.

Meski diminta usai, konser Gaspoll Satu Putaran Prabowo-Gibran tetap berlanjut hingga malam hari. “Silakan (lanjutkan konsernya). Tapi kami sudah ingatkan semuanya, ada masalah hukum. Kami akan terus bekerja,” kata Novli.

Novli menjelaskan, melakukan kampanye di luar jadwal bisa melanggar Pasal 492 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Jika melanggar, ada ancaman hukuman pidana. “Anda bisa dihukum karena ancaman serius,” kata Novli.

Anggota Bawaslu Intan Jaya ini mengaku ditangkap KKB yang mengambil uang Rp 150 juta. petbody.us.co.id 6 Mei 2024