Categories
Edukasi

Lolos UTBK-SNBT 2024? Ini Periode Waktu Daftar Ulang Calon Mahasiswa Baru

JAKARTA – Masa pendaftaran SNBT 2024 (Camaba) harus menarik minat siswa baru. Pengumuman SNBT 2024 dilakukan pada Kamis, 13 Juni 2024 dan calon yang gagal dapat mendaftar ulang sekarang. Kapan waktunya? Artikel ini membahasnya, check it out!

Waktu Pendaftaran Ulang SNBT 2024

Wakil Ketua SNPMB II Prof. Dr. Pak Eduard Volok menyampaikan, batas waktu SNBT 2024 bagi seluruh peserta yang dinyatakan mendaftar SNBT di PTN masing-masing adalah pada tanggal 14 Juni hingga 30 Juni. Detailnya nanti bisa dilihat di masing-masing PTN

“Karena berdasarkan Keputusan Mendikbud Nomor 62, yang lolos SNBT dan mendaftar ulang tidak akan diterima secara mandiri. Ini juga bentuk dan pembagian tugas kami dan kami putuskan tidak menerima kesempatan tersebut,” ujarnya pada Kamis (13/6/2024) pada konferensi pers SNBT News.

Sebanyak 231.104 calon dinyatakan diberikan UTBK SNBT 2024. Ketua rombongan penanggung jawab Badan Seleksi Nasional Penerimaan Peserta Didik Baru (SNPMB), Prof. Ganefry mengatakan, jumlah peserta yang mendaftar akun permanen SNBT pada tahun ini. Mencapai 1583245 orang.

Namun, hanya 785.058 orang yang resmi mengikuti wisuda selama tiga tahun tersebut. Tahun ini terjadi peningkatan pesat dalam jumlah suara untuk program pendidikan kejuruan tambahan.

Kiki Yuliati, Direktur Jenderal Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, turut hadir dalam acara yang sama. Menurut Kiki, undangan ini menandakan program penelitian mulai menerima calon mahasiswa baru.

Pelamar akan diterima dengan nilai UTBK tertinggi tahun 2014

1. Universitas Indonesia (UI)

Program: Sarjana: Teknik Elektro

Harga: 859.13

2. Universitas Gadjah Mada (UGM)

Program: Sarjana Jurusan: Kedokteran

Harga: 858.16

3. Universitas Pajajaran (Unpad)

Program: Sarjana: Pendidikan Kedokteran

Harga: 858.16

4. UGM

Program: Sarjana: Kedokteran Gigi

Harga: 855,95

5. Universitas Umum Soedirman (Unsoed)

Program: Sarjana: Pendidikan Kedokteran

Harga: 855,95

Categories
Edukasi

Ayo Gercep, Pendaftaran KIP Kuliah Jalur SNBP Tutup 27 Februari Besok

Pendaftaran kursus KIP rute Jakarta – SNBP ditutup besok, 27 Februari. Bagi Anda yang masih berminat untuk mendaftar KIP Kulia 2024, dipersilakan untuk melengkapi seluruh persyaratan dan segera mendaftar karena masa pendaftaran ditutup besok, 27 Februari. Untuk informasi lebih detailnya, artikel kali ini akan membahasnya, simak yuk!

KIP 2024 dalam pendaftaran perguruan tinggi

Proses pendaftaran KIP Kuliah 2024 dibuka pada saat proses seleksi penerimaan mahasiswa baru tepatnya hingga tanggal 31 Oktober 2024. Namun ada syarat pembukaan dan penutupan pendaftaran KIP Kuliah yaitu setiap H-1 pada jadwal setiap pemilu. .

Oleh karena itu, setiap jalur dibuka pendaftaran H-1, baik SNBP, SNBT maupun mandiri, ujian KIP perguruan tinggi juga dibuka. Sedangkan H-1 penutupan pendaftaran masing-masing jalur masuk perguruan tinggi merupakan batas akhir pendaftaran KIP Kulia jalur tersebut.

Mengenai pendaftaran KIP Kuliah periode 2024, mahasiswa dipersilakan untuk melakukan pendaftaran ujian KIP Kuliah sesuai periode pendaftaran pada masing-masing jalur ujian. Setidaknya dibutuhkan satu hari bagi pihak universitas untuk memfasilitasi sinkronisasi data.

“Dianjurkan untuk mengikuti proses seleksi seperti halnya mengikuti pemilu nasional. Jadi mohon diisi dan jangan memilih setelah hari pertama kalender pemilu karena pada hari lain SNBP “Sistem Terpadu”, Kementerian. Website Pendidikan dan Kebudayaan diinformasikan pada Senin (26/2/2024).

Apabila mahasiswa mendaftar KIP Kulia di luar proses seleksi atau setelah pemberitahuan, tidak ada jaminan universitas akan menyetujui permohonan peserta tersebut. Penyebabnya adalah kurangnya fokus pada kampus.

Panduan Pendaftaran SNBP 2024

Untuk menyelesaikan pendaftaran KIP Kulia dan SNBP, pastikan kedua data tersebut kompatibel. Berikut langkah-langkahnya yang dilansir dari Panduan Pendaftaran KIP Kulia Merdeka 2024, Panduan Pendaftaran SNBP 2024 dan Youtube Dibidikmisicom.

1. Pendaftaran KIP Kuliah• Pendaftaran akun mandiri dilakukan melalui laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.

• Klik tombol Login Siswa di pojok kanan atas website.

• Masukkan nomor registrasi dan kode akses yang diterima selama proses pembuatan akun.

• Mahasiswa menyelesaikan proses pendaftaran di halaman KIP Kulia.

• Dashboard peserta akan memiliki menu yang berbeda berdasarkan status akun memenuhi syarat yang telah diverifikasi sebelumnya.

Categories
Edukasi

Bikin Bangga, Profesor ITS Ini Ciptakan Bahan Antiradar untuk Perkuat Pertahanan Indonesia

SURABAYA – Untuk mengurangi ancaman dari pihak luar, Indonesia yang kaya sumber daya membutuhkan teknologi pertahanan yang mandiri. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) 203 Profesor Dr. Mashuri SSi MSi menciptakan material anti radar untuk mendukung teknologi pertahanan dan keamanan nasional.

MAshuru yang merupakan Guru Besar Departemen Fisika ITS mengatakan penelitian ini bermula dari sebuah pesawat asing yang tidak terdeteksi sistem radar saat melintasi Laut Jawa pada tahun 2010.

Menurutnya, kejadian ini bisa menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia jika terus berlanjut.

Mengingat informasi mengenai teknologi antiradar saat itu masih terbatas, kami memutuskan untuk menginisiasi dan berpartisipasi dalam penelitian bahan penyerap gelombang radar, kata Masuri dalam keterangan resmi yang dirilis, Selasa (26 Mei 2024).

Ia bersama tim di Laboratorium Material Maju ITS kemudian mengembangkan teknologi anti radar dari material yang tersebar di seluruh Indonesia. Pada dasarnya peredam gelombang radar terbuat dari bahan magnet dan dielektrik seperti karbon.

“Secara fisik, permukaan antiradar ini dibuat dengan banyak sudut yang tajam sehingga gelombang elektromagnetik tidak dapat dipantulkan,” jelas pria kelahiran 1969 itu.

Mahasiswa PhD Fisika ITS ini memanfaatkan pasir besi Lumajang dan arang bambu sebagai material untuk menghasilkan teknologi anti radar. Dalam proses ini, pasir besi hasil letusan Gunung Semeru disintesis sehingga menghasilkan bubuk magnet dari pasir besi tersebut.

Sedangkan metode karbonisasi dilakukan pada arang bambu untuk menghasilkan bubuk graphene oxide (rGO) tereduksi. Staf pengajar berkacamata tersebut kemudian melakukan tes pengukuran serapan gelombang radar menggunakan alat yang disebut penganalisa jaringan vektor. Dengan pita frekuensi 8 hingga 18 gigahertz (GHz), kombinasi kedua material ini mampu menyerap gelombang radar hingga -20 desibel (dB). Angka tersebut menunjukkan kapasitas penyerapan gelombang radar mencapai lebih dari 99 persen.

Mashuri menjelaskan, indikator ini bisa berbeda jika komposisi campuran antiradar yang diaplikasikan pada alat pelindung tersebut tidak seimbang dengan catnya. Selain itu, faktor lingkungan juga penting untuk menjaga konsistensi kapasitas serapan gelombang radar.

“Jika antiradar ini dimaksudkan untuk digunakan di kapal, tentu perlu dipastikan bahwa antiradar yang digunakan memiliki sifat anti korosi,” ujarnya.

Mashuri berharap material antiradar baru buatan Indonesia ini dapat cepat diterapkan di bidang pertahanan dan keamanan negara.